evaluasi dosen

Mengacu pada Permenristedikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Permendikbud No. 50 Tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi, maka STMIK Prabumulih membentuk SPMI (Satuan Penjaminan Mutu Internal). SPMI bertugas melakukan penjaminan mutu terhadap semua kegiatan pada bagian input, proses dan output yang berlangsung di lingkungan STMIK Prabumulih. Baku mutu yang ingin dicapai untuk setiap bagian dituangkan dalam RENSTRA (Rencana Strategis) dan RENOP (Rencana Operasional) Program Studi. Target baku mutu ini ditentukan melalui beberapa tahapan waktu pencapaian. Agar baku mutu dapat dicapai sesuai target, maka dibuat SOP (Standard Operating Procedure) untuk semua kegiatan pada bagian input, proses, maupun output dengan menggunakan skala pengukuran yang mengacu pada kelengkapan dokumen dan implementasi dari SOP tersebut.

Monitoring dan Evaluasi kinerja dosen dilakukan setiap akhir semester melalui angket yang diberikan melalui mahasiswa. Mahasiswa diminta untuk menilai kinerja dosennya dari beberapa aspek dengan kisaran skor 1 sampai 5 yang mengindikasikan sangat kurang sampai sangat baik. Selain itu mahasiswa juga diminta untuk menuliskan saran atau keluhan terkait dosen yang di evaluasi. Saran dan keluhan tersebut sifatnya rahasia dan mahasiswa sebagai responden tidak mencantumkan identitas dirinya. Hasil angket tersebut di analisis untuk mengukur kinerja dosen dimata mahasiswa dan hasilnya dikomunikasikan dengan para dosen.

Monitoring kinerja dosen terkai kewajibannya dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, dilakukan tiap dengan pengisian Beban Kerja Dosen (BKD). Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan standarisasi dan sertifikasi profesi untuk tenaga dosen sesuai dengan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu beban kerja minimal 12 sks (bidang pendidikan 7 sks, penelitian 2 sks dan pengabdian 3 sks). Dosen yang pelaksanaan Tridarmanya kurang dari 12 sks per semester dianggap tidak memenuhi kewajibannya. Oleh karena itu program studi Sistem Informasi berusaha agar setiap dosen dapat memenuhi kewajibannya dengan minimal 12 sks per semester. Usaha dimaksud antara lain dengan membagi beban tugas Tridarma agar merata dengan memperhatikan keahliannya masing-masing.

Untuk memonitor dan mengevaluasi penerapan SOP pada semua kegiatan pada setiap bagian, maka dibentuk Tim Pengawas Internal. Tim Pengawas Internal melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bidang akademik, sumber daya manusia, keuangan, serta sarana dan prasarana terhadap Program Studi satu kali dalam setahun.

Hasil monev SPI disampaikan ke program studi sebagai bahan untuk melakukan perbaikan-perbaikan, terutama tentang tingkat pencapaian target buku mutu dan penerapan SOP. Sementara itu evaluasi kinerja dosen dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi Terpadu dan penilaiannya dilakukan oleh pimpinan Program Studi. Sedangkan evaluasi kinerja tenaga kependidikan dilakukan oleh Kepala Bagian Kepegawaian. Lembar hasil evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan di arsipkan oleh bagian kepegawaian.

Ditulis oleh admin on Monday October 31, 2016
Permalink -

« alur registrasi jadwal kuliah »